Home » » Gunung merbabu

Gunung merbabu

Gunung Merbabu via Selo

Gunung Merbabu favorit para pendaki di pulau jawa, gunung yang terkenal karna keindahan sabananya, dan memiliki dua sabana yang sangat indah. menjadikan gunung ini sebagai favorit para pendaki gunung.

Gunung yang sudah  lama meletus, letusan terakhir pada tahun 1797,di tetapkan sebagai gunung yang tidak aktif lagi. Gunung Ini memiliki daya tarik sendiri bagi para pendaki yang hobby mencari ketenangan di gunung. maklum saja mereka mendaki Bukan hanya ingin menaklukan ketinggian  gunung ini, mereka sebagian hanya ingin menikmati keindahan sabana saja.

Gunung Merbabu mempunyai kawasan Hutan Dipterokarp Atas, Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. berikut Jalur yang bisa digunakan untuk Pendakian Gunung Merbabu


Ada 5 Jalur Pendakian Gunung Merbabu :

1. Jalur Selo (Boyolali)

2. Jalur Wekas (Magelang)

3. Jalur Cunthel (Magelang)

4. Jalur Thekelan (Magelang)

5. Jalur Suwanting (Magelang)


Pendakian Gunung Merbabu Via Selo


Lokasi basecamp Selo di boyolali, karna terletak di Boyolali kami harus nyari bus tujuan Boyolali terlebih dahulu. berangkat dari Tangerang tidak susah mencari bus malam tujuan boyolali, banyak bus tujuan boyolali di Terminal Poris. dengan harga tiket 120 ribu. 

Tangerang - Boyolali kami tempuh 12 jam, berangkat magrib, Pagi hari kita sudah sampai di terminal bus tingkir salatiga, selanjutnya naek bus mini dengan rute bus Magelang - Boyolali. bayar 7 ribu minta turun di Polres Selo. dari Polres Selo tidak ada angkutan yang bisa digunakan untuk menuju basecamp dan salah satu cara yang bisa kita pakai adalah dengan naik ojek biaya ojek 15 ribu.

Registrasi dipintu Masuk Taman Nasional Gunung Merbabu 15 ribu. syarat untuk melakukan registrasi bisa gunakan ktp atau kartu pelajar, buat pendataan kalau terjadi kenapa-kenapa saat pendakian.

Sebelum mulai pendakian mampir dulu k.basecamp Pak Parman, basecamp yang paling dikenal jika mendaki lewat jalur selo. sambil sarapan pagi di base camp Pak parman, di cek kembali peralatanya, logistiknya, persediaan air. sangat penting jika mendaki Gunung Merbabu, karna sepanjang jalur tidak ada sumber mata air , dan jangan lupa berdoa sebelum memulai pendakian.

Basecamp - Pos 1 Dok malang



Gerbang Pendakian selo

Dari basecamp perjalanan dimulai melewati Gerbang Pendakian Gunung Merbabu. Setelah itu kita akan berjalan di tengah hutan pinus yang biasanya digunakan sebagai Camping Ground. dari sini jalur pendakian masih terbilang cukup landai dan jelas karena sepanjang jalan menuju Pos 1 terdapat banyak petunjuk arah yang bisa menuntun kita.

Lumayan masih suasana pagi hari, masih sejuk udara sepanjang jalur pendakian, untuk menuju Pos 1 diperlukan waktu sekitar 1:5 jam perjalanan. Tiba Pos 1 berupa sebidang tanah yang bisa kita gunakan untuk mendirikan beberapa buah tenda saja. Pos ini terletak di tengah hutan sehingga pemandangan terhalang oleh pohon-pohon.

Pos 1 - Pos 2 Tikungan macan



Pos 1 - Dok Malang



Setelah melewati Pos 1, jalur pendakian masing landai. dan tidak jauh didepan ada tanjakan yang lumayan terjal tapi aman. karna masih pijakan tanah bukan batuan kerikil. namun jika kondisi hujan pijakan tanah akan licin.

Selepas tanjakan ada pertigaan yang harus diperhatikan jika kita turun malam hari. bisa -bisa kita salah jalur. dari pertigaan sini mulai berkurang pepohonan dan terlihat pemandangan kota. 1 jam kita sudah tiba di Pos 2. berupa tanah datar yang hampir sama dengan pos 1.  Istirahatlah jika kondisi badan merasa lelah.

Pos 2 - Pos 3 Batu tulis (2.593 mdpl)


Lanjut ke Pos 3 Jalur pendakian mulai terbuka dan mulai jarang pohon disini,  dengan jalur yang mulai menanjak. dan sepanjang jalur disebelah kanan akan disuguhi pemandangan lembah yang lumayan indah,  karna lembah tersebut ditumbuhi edelweis. 

Jarak dari Pos 2 - Pos 3 tidak terlalu jauh hanya sekitar 45 menit kita sudah sampai dipos 3 berupa tanah datar yang cukup luas. Di pos ini pendaki bisa mendirikan banyak tenda. disini lumayan ramai warna warni tenda menghiasi pos 3.


Pos - 3 Batu Tulis

Pos - 3 Batu Tulis



Pos 3 - Pos 4 atau Sabana 1 (2.770 mdpl)


Setelah melihat lahan pos 3 tidak bagus buat mendirikan tenda, meski banyak lahan kosong dan tanah datar. bahaya sekali mendirikan tenda disini. karna lahan yang terbuka sekali, sehingga angin akan berasa berhembus kencang ketika menerpa tenda. lebih baik cari yang ada pepehonan. 

Jalur menuju pos 4 bisa dibilang lumayan menguras tenaga, lebih banyak menanjak dan ada seutas tali sebagai pegangan. jalur yang dilewati berupa tanah merah yang sangat berdebu ketika musim kemarau dan pasti sangat licin ketika hujan. 

Banyak percabangan di sepanjang jalan, tapi semua akan kembali mejadi satu. ambil jalur kiri aja bila ada percabangan kebanyakan pendaki lain juga memilih jalur kiri, karna lebih jelas jalanya. setelah melewati tanjakan nikmati pemandangan si merapi yang nampak mengeluarkan asap putih.


View merapi



Sekitar  1 jam perjalanan, kita sudah sampai di sabana 1 atau bisa di sebut Pos 4. Ladang luas hamparan rumput hijau menghiasi sabana 1. disini banyak juga pendaki yang mendirikan tenda. jika kalian camp disini Perhatikan Papan Peringatan di sabana 1 ia, dilarang keras membakar apapun tanpa terkecuali. 


Sabana 1



Pos 4 - Pos 5  atau Sabana II 

Ladang luas sabana I temani perjalanan menuju sabana II, dengan kondisi jalur yang landai dan terbuka luas. tak ada pohon dijalur ini, seperti matahari pas berada di atas kepala kami. berasa panas sekali sepanjang jalur menuju sabana II. "buat kalian yang ingin melewati jalur sabana siang hari, sedia topi rimba supaya melindungi kepala kalian dari sinar matahari langsung".


View Sabana I


Selepas jalan landai didepan kita harus melewati tanjakan terlebih dahulu sebelum sampai disabana II. lumayan menguras tenaga, tanjakannya membuat lutut dan wajah selalu bertemu.  sekitar 1 jam sudah sampai di sabana II.

Melihat kondisi yang wanita pada kelelahan kami memutuskan mendirikan tenda di sabana 2. Pilih tempat yang aman Saat mendirikan tenda, pilih yang terlindungi oleh pohon atau semak-semak supaya terhindar dari terpaan angin gunung secara langsung.

Pemandangan savana yang luas memanjakan mata kami, pesona sabana II begitu indah,saat melihat pertama saya langsung kagum akan keindahan gunung ini. 


Sabana II

Sabana II

Sabana II

Sabana II



Sabana II - Watu lumpang


Setelah mendirikan tenda dan makan, sebagian lanjut perjalanan menuju Puncak Trianggulasi. dengan pertimbangan tidak mengajak wanita, hanya berdua kami melanjutkan kepuncak. dengan membawa logistik  secukupnya, jangan lupa jas ujan, dan p3k di daypack.

jalur menuju watu lumpang landai dan terbuka, sekitar 30 menit kita tiba di Watu Lumpang, Pos terakhir sebelum puncak trianggulasi.


Watu Lumpang



Dari petunjuk menuju puncak hanya 35 menit, itu bohong banget ... nyatanya kami 45 menit lebih lambat, kondisi jalur menanjak bisa dbilang ini tanjakan paling ekstrem dimerbabu, lebih parah dari tanjakan sebelumnya, bentar- bentar kami berenti buat tarik nafas dan minum. sepanjang jalur menuju puncak dipakai buat rest dadakan.

Puncak Trianggulasi 3.142 mdpl.


Ditengah jalur menuju puncak akan terbelah menjadi 2 jalur, yang kanan menuju puncak kenteng songo,  yang lurus ke puncak trianggulasi, gunung merbabu punyai 3 puncak, puncak trianggulasi, puncak kenteng songo, dan puncak syarif. 



Puncak Trianggulasi

Puncak Trianggulasi

Puncak Trianggulasi

Puncak Trianggulasi






Estimasi waktu pendakian Gunung Merbabu via Selo :

Basecamp – Pos I (1,5 jam)
Pos I – Pos II (1 jam)
Pos II – Pos 3 (45 menit)
Pos 3 – Sabana I (50 menit)
Sabana I – Sabana II (1 jam)
Sabana II – Watu Lumpang  (30 menit)
Watu lumpang - Puncak Trianggulasi (45 menit)

Total = 6 jam 30 menit sampai di Puncak Merbabu.


Tips Mendaki Gunung Merbabu

  • Cari informasi Gunung merbabu via selo.
  • Pilih jalur umum yang sering dilewati pendaki lain.
  • Olahraga seminggu sebelum pandakian.
  • Periksa kembali perlengkapan sebelum pendakian.
  • Persiapan logistik dengan baik.
  • Lakukan registrasi dipintu masuk pendakian
  • Jangan melanjutkan perjalanan ketika salah 1 kelompok ada yang sakit. Bila sakit makin parah minta pertolongan dengan kelompok lain.
  • Dirikan tenda ditempat yang banyak pohonnya. supaya tidak kena terpaan angin langsung.  salam mdpl.















0 komentar:

Posting Komentar